GENDER MAINSTREAMING

D E T A I L   A R T I K E L

Bupati Muda Tekankan Pembangunan Kubu Raya Mengacu Pada 17 Tujuan dan 169 Target Capaian sesuai SDGs

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat melalui Bupati Muda Mahendrawan menekankan Pembangunan di daerah ini mengacu pada 17 Tujuan dan 169 target capaian sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals (SDGs). Yang mana menurut Bupati Muda, dengan mengacu pada kedua hal ini akan menjadi program yang nanti dilakukan akan terukur dan terarah, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat di daerah ini.

“Agenda pembangunan berkelanjutan yang akan kami jalankan ini, untuk menjawab tuntutan dalam mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan perubahan iklim dalam bentuk aksi nyata. Sehingga konsep Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang kami rancang ini dapat menetapkan rangkaian target yang bisa diaplikasikan secara universal serta dapat diukur dalam menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan diantaranya, Lingkungan, Sosial, dan Ekonom”, ungkap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di kediamannya Jalan Tanjung Sari No.169 Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Sabtu (23/02/2019).

Bupati Muda menuturkan, kondisi permasalahan pokok dapat di lihat pada table tata kelolah pemerintahan, yang mana resolusinya yaitu pertama fasilitasi kebijakan pengembangan percepatan system pemerintahan berbasis elektronik (one data, one entry, and one solution).

“Percepatan Sistem pemerintahan berbasis elektronik ini akan berimplikasi pada system pelayan public berbasis teknologi informasi dan terintergrasi I-Government, percepatan penguatan manejemen sekolah yang sistemik dn terintergrasi, penguatan manajemen persampahan, penguatan manajeman penanggulangan kemiskinan secara terpadu, penataan ulang data dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD),  kemudahan perencanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan, Sarjana kembali ke Desa melalui rekrutmen admin Desa, admin Puskesmas, Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Organiasasi Perangkat Daerah”, tuturnya.    

Bupati Muda menjelaskan, selain  itu dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan juga diperlukan efektifitas dan efesiensi penganggaran dengan komposisi belanja public harus lebih besar dengan orientasi peningkatan produktivitas masyarakat yang berbasis ekonomi kerakyatan, penataan ulang perangkat daerah dalam meingkatkan pelayanan masyarakat, review pelaporan daerah Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan pengaturan rencana detail wilayah dan zonasi-zonasi yang dibutuhkan.

“Namun yang tidak kalah penting adalah mempercepat pencapaian 17 tujuan dan 169 indikator SDGs, adapun 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang kami rancang saat ini diantaranya, 1. Tanpa Kemiskinan, 2. Tanpa Kelaparan, 3. Kehidupan Sehat dan Sejahtera, 4. Pendidikan Berkualitas, 5. Kesetaraan Gender, 6. Air bersih dan sanitasi layak, 7. Energi bersih dan terjangkau, 8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi,  9. Industri, inovasi dan infrastruktur, 10. Berkurangnya kesenjangan,  11. Kota dan komunitas berkelanjutan, 12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, 13. Penanganan perubahan iklim, 14. Ekosistem laut, 15. Ekosistem daratan, 16. Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh dan 17. Kemitraan untuk mencapai tujuan”, jelas Bupati Kubu Raya yang baru dilantik oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji di Pendopo Gubernur, Minggu (17/02/2019).

Pria yang juga pernah menjabat Bupati Kubu Raya pertama priode 2009-2014 yang maju melalui jalur independen ini menambahkan, pada Visi dan Misi yang akan kami jalankan ini  juga akan berusaha meningkatkan ruang kerjasama dan kemitraan yaitu government to government atau government to corporation, pengembangan Kelompok Kerja (Pokja-pokja) yang terintergasi dan terpadu dalam rangka percepatan-percepatan implementasi program dan kegiatan dan  peningkatan tertib administrasi kependudukan.

“Langkah ini kami lakukan dengan melihat data dan kondisi saat ini, sehingga diperlukan resolusi yang terdiri dari fasilitasi kebijakan peningkatan dari sector derajat pendidikan dan derajat kesehatan berbasis pada pemenuhan indikator-indikator standart pelayanan minimal, yang meliputi peningkatan hak penduduk mendapatkan layanan pendidikan dasr yang berkualitas yaitu wajib belajar 9 tahun. Selanjutnya penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penguatan pendidikan non formal, penataan Bantuan Oprasional Sekolah Daerah (Bosda) yang perlu dihidupkan kembali secara terintergrasi dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Selain itu peningkatan kualitas dan cakupan jaminan kesehatan termasuk peningkatan fasilitasi Jaminan Kesehatan Daerah (JamKesDa), peningkatan percepatan pelayanan kesehatan keliling secara terpadu, percepatan taman beraktivitas bagi warga lanjut usia”, paparnya.   

Bupati yang terkenal dengan sebutan Bupati Beras ini menuturkan, pasca pemekaran Kabupaten Kubu Raya dari Kabupaten Mempawah pada tanggal 17-7-2007 lalu, dirinya langsung membuat terobosan baru dengan menjalankan program beras lokal, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di daerah ini. yang mana hasil pertanian dari para petani ini di jual di sejumlah mini market dan pasar tradisional, bahkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya harus mengkonsumsi beras lokal ini. Selain itu untuk menarik kosumen, Bupati Muda membuat kemasan berlogo Anggrek Macan. Dengan keberhasilan program beras lokal ini, Bupati Muda mendapatkan julukan Bukan Bupati Biasa bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini edisi majalah TEMPO pada Desember tahun 2012.  

“Pada Kepemimpinan saya kedepannya, saya juga akan menghidupkan kembali program beras lokal yang selama 5 tahun terahir ini telah tidur panjang dan saya juga akan membangkitkan lahan tidur yang selama ini sudah jarang tersentuh oleh petani. Lahan pertanian kita sedang tidur panjang, tapi saya minta jangan sampai petani kita yang tidur. Ayo..!! kita kembalikan lagi kejayaan Kubu Raya sebagai sentra pertanian di Provinsi Kalimantan Barat ini, jangan sampai kita sia-siakan potensi alam dan pertanian yang ada di daerah kita ini, mengingat masih banyak potensi lahan pertanian di daerah ini yang dapat kita kembangkan dan perlu kita perluas lagi arealnya. Selain melibatkan para petani, kedepannya kami juga akan melibatkan petani milenial dalam menggarap lahan pertanian agar lebih baik dan berkualitas”, tuturnya.

Sementara itu, Penjabat (PJ) Sekda Kubu Raya Yusran Anizam mengatakan, penyampaian visi misi Bupati Kubu Raya ini,memberikan pencerahan untuk pembangunan di daerah ini kedepanny, karena Visi dan Misi Bupati Muda tetap akan terakomodir dan dapat disinkronkan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kubu Raya.  

"Secara substansi Visi dan Misi memang kita tidak berkompeten untuk menjelaskannya karena harus malalui proses dan RPJMD saat ini masih berjalan, yang mana rancangan awal sudah selesai, ketika ada unsur lain masuk, akan ada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD dan rncanagn Peratturan Daerah (Raperda) nya akan kita sampaikan. Kita siap menjabarkan dan sudah kita jabarkan di teknokratik RPJMD, ini juga sudah mendapat arahan beliau (Bupati) juga, sesuai dengan data riil yang disampaikan Bupati saat  penyampaian Visi dan Misi Bupati Muda Mahendrawan, Rabu (20/02/2019) di Qubu Resort", katanya.

Yusran meyakini Visi dan Misi Bupati Muda tetap dapat disinkronkan dengan RPJMD Kubu Raya. 

"Nanti Musrenbang di Kabupaten akan diolah lagi sesuai fokus RPJMD, dan bisa sinkron sesuai fokus beliau. Termasuk secara global di Kubu Raya 17 tujuan SDGs dan 169 target SDGs fokus beliau," katanya. 

Yusran menilai, pembangunan itu tentunya melalui proses dan tentunya berjalan terus sehingga perbaikan di setiap priode kepemimpinan menurutnya hal yang wajar. 

"Dalam kita melaksanakan tugas dan merancang dalam mengemplemtasikan tugas tentu ada kekurangan, nah dalam proses di era beliau akan lebih megotimalkan yang kurang. Di era sebelumnya juga ada yang sukses misalnya norma keagamaan dan itu tetap disupport," pungkasnya.

Sumber Berita :

http://rri.co.id/pontianak/post/berita/640205/pilkada_serentak/bupati_muda_tekankan_pembangunan_kubu_raya_mengacu_pada_17_tujuan_dan_169_target_capaian_sesuai_sdgs.html