GENDER MAINSTREAMING

D E T A I L   A R T I K E L

Gelar Workshop SDG's, JARI Indonesia Borneo Barat Gandeng INFID dan Pemkab Kubu Raya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - JARI Indonesia Borneo Barat bekerja sama dengan INFID dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berinisiasi melaksanakan kegiatan Deklarasi Bersama Pencapaian SDGs Kabupaten Kubu Raya di Gardenia Jalan Ahmad Yani II Kubu Raya, Rabu (10/5/2017). Kegiatan ini jadi bagian dari kesiapan dan komitmen Pemerintah Daerah kabupaten Kubu Raya dalam pelaksanaan SDGs di Kabupaten Kubu Raya ini bertemakan 'Memastikan Pendidikan dan Kesehatan Untuk Semua dan Penghapusan Kemiskinan di Kubu Raya,". Upaya tersebut disambut sangat baik dengan dimulai dengan pembukaan dari Sekda Kubu Raya dan disambut dengan narasumber oleh Yusran Anizam, yang merupakan Kepala Bappeda Kubu Raya, H Abdul Kholik Arif, selaku Duta SDG’s, Hamong Santono perwakilan dari INFID yang menjabat juga sebagai Senior Program Officer Post. Serta di moderatorkan oleh Faisal Riza dari JARI Indonesia Borneo Barat.

Faisal Riza yang merupakan moderator menuturkan dalam rangka menjalankan Sustainable Development Goals (SDG’s) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang merupakan seperangkat agenda dan tujuan pembangunan yang telah disepakati oleh Negara-negara anggota PBB pada September 2015 lalu. SDGs memiliki agenda-agenda yang sangat ambisius tercakup dalam 17 Tujuan dan 169 Target serta kurang lebih 240 Indikator capaiannya. Dikatakannya, ada sekitar 193 Negara yang hadir, termasuk Wakil Presiden Yusuf Kalla yang juga turut mengesahkan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs) 2030 untuk Indonesia. Mulai tahun 2016, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2015–2030 secara resmi menggantikan Tujuan Pembangunan Millennium (MDGs) 2000–2015.

"SDGs berisi seperangkat tujuan transformatif yang disepakati dan berlaku bagi seluruh bangsa tanpa terkecuali," tuturnya. Ia mengatakan, Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat yang juga sudah berkomitmen dan siap untuk melaksanakan SDGs. "Beberapa langkah sudah dilakukan dalam upaya kesiapan tersebut dan memprioritaskan beberapa Goals yang terdapat pada SDGs dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada di Kabupaten Kubu Raya," imbuhnya. 

Dikatakannya pula, dalam upaya membangun kesepahaman dan komitmen bersama terhadap pelaksanaan dan pencapaian SDGs di Kabupaten Kubu Raya. Dalam kegiatan yang hampir dihadiri semua stake holder dari SKPD Kubu Raya bertujuan untuk ikut menyuarakan komitmen bersama dalam membangun dan menerapkn SDG’s di Kubu raya. Diantaranya Perwakilan Bappeda Kubu Raya, Dinas Pendidikan Kubu Raya, Dinas Kesehatan Kubu Raya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta beberapa NGO di Kalbar yang mempunyai semangat yang sama dalam pembangunan dan penerapan SDG’s di Kubu Raya. Kepala Bappeda Kubu Raya, Yusran Anizam yang hadir didalam forum tersebut mengatakan, pihaknya sangat mengharap ada dorongan dari INFID dan JARI Indonesia Borneo Barat serta beberapa SKPD terkait untuk bersama-sama mendorong pencapaian secara bertahap di Kubu Raya. “Kami sangat mengharapkan dengan adanya dorongan dari INFID dan JARI Indonesia Borneo Barat serta beberapa SKPD terkait untuk kita bersama-sama mendorong pencapaian ini secara bertahap di Kubu Raya dan mensinergitaskan secara bersama," katanya. Ia juga berharap agar Hamong dari INFID, Abdul Kholik selaku duta SDG’s dan rekan-rekan JARI Indonesia borneo barat, untuk dapat segera membahas rencana aksi SDG's tersebut. "Kalau bisa kita bisa langsung membahas rencana aksi ini agar bisa segera kita bangun secara sinergis,” tukasnya.