Dorong Transparansi, KI Kalbar Bersama LSM Bentuk Forum Transparansi Kalbar

Jari Borneo – Keterbukaan informasi publik pada era sekarang ini menjadi suatu keniscayaan. Semakin terbuka pemerintah atau badan publik mengelola tanggung jawab dan Tupoksinya, semakin baik, akuntabel dan terhindar dari tindakan korupsi. (Clean and Good Governance).

Berdasarkan pemikiran itu, Komisi Informasi (KI) Kalbar bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kalbar mendukung terjadinya pemerintahan yang baik, bersih dan bebas dari tindak korupsi dengan melakukan gerakan keterbukaan informasi di Kalbar untuk kesejahteraan masyarakat.

Dukungan tersebut disepakati dalam pertemuan yang kedua kalinya antara KI Kalbar dengan sejumlah LSM di Media Center Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Infiormatika Kalbar, Selasa (5/1/16). Kemudian diwujudkan dengan membentuk Forum Transparansi Kalimantan Barat.

Wakil Ketua KI Kalbar Chatarina Pancer Istiani menyatakan pertemuan ini juga sekaligus untuk merampungkan kerangka acuan kegiatan menyambut hari keterbukaan informasi nasional 2016.

“Ini pertemuan kedua setelah pertemuan pertama di Sekretariat JARI Indonesia Borneo Barat. Rekomendasi pertemuan pertama itu membentuk tim kecil guna merampungkan kerangka acuan yang akan dibawa pada pertemuan yang lebih luas di Kantor Walikota Pontianak,” jelas Chatarina.

Hadir dalam pertemuan itu Abang Amirullah dan Syarif Muhammad Herry dari KI Kalbar. Yudith dan Sumiati dari JARI Indonesia Borneo Barat. Ermina dari Lembaga Pengawas Independen PelelangAn Barang dan Jasa (LPI-PBJ), M. Luftharif Anong dari Kontak Rakyat Borneo dan perwakilan dari Koalisi Keterbukaan Informasi Publik (KKIP) Kalbar.

Ketua Organizing Comitte (OC) kegiatan Forum Tranparansi Kalbar M. Luftharif Anong menyatakan kerangka acuan dan pembentukan forum ini akan dibahas kembali dalam pertemuan yang lebih luas dan dimintai persejuan dari semua elemen yang terlibat.

Rencanya pertemuan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan lebih luas agar keterbukaan informasi di Kalbar menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Ini bentuk kesadaran dan kepedulian masyarakat Kalbar tentang pentingnya mendorong keterbukaan informasi publik di Kalbar. Semakin banyak dukungan semakin variatif bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan. Lusa akan ada pertemuan yang lebih luas lagi,” ungkap Anong.

Sumber :Berita Borneo

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *