Konsolidasi Pra Konfernas VII Pendanaan Ekologis 2026

image

Jakarta, 19–20 Mei 2026 – JARI Indonesia Borneo Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Pra Konfernas Pendanaan Ekologis 2026 yang diselenggarakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Ekologis (KMS-PE) di Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi anggota koalisi untuk membahas arah baru strategi pendanaan ekologis di tengah dinamika kebijakan fiskal dan pembangunan nasional.

Workshop ini dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh berbagai organisasi masyarakat sipil dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk JARI Indonesia Borneo Barat sebagai perwakilan dari Kalimantan Barat. Dalam forum tersebut, peserta mendiskusikan perkembangan regulasi terbaru, tantangan pendanaan lingkungan hidup, serta peluang penguatan kebijakan pendanaan alternatif untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari perkembangan implementasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), ekosistem karbon, arah tata kelola pendanaan hijau di Indonesia, hingga komitmen pemerintah terhadap pendanaan ekologis. Selain itu, seluruh anggota koalisi juga memaparkan fokus program, kondisi pendanaan, dan strategi kelembagaan yang akan dijalankan pada tahun 2027.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Nasional Pendanaan Ekologis VII Tahun 2026. Melalui sesi diskusi dan brainstorming, peserta bersama-sama merumuskan tema utama konferensi, menyusun rencana aksi, serta mengidentifikasi isu-isu prioritas yang perlu diperjuangkan dalam agenda pendanaan ekologis ke depan.

Partisipasi JARI Indonesia Borneo Barat dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung penguatan kebijakan pendanaan ekologis yang berkeadilan dan berkelanjutan. Melalui keterlibatan aktif dalam jaringan nasional, JARI Indonesia Borneo Barat berharap dapat terus mendorong kebijakan yang berpihak pada perlindungan lingkungan hidup sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah.